Tari Saman Asli Kebudayaan Aceh

Tari Saman Asli Kebudayaan Aceh

Tari saman aceh
Tari saman aceh
Sejarah dan Kebudayaan bangsa Indonesia memang sangat banyak kali Khusus nya tarian adat asal aceh yaitu  Tari Saman yang asli
karya budaya dari Aceh. Awal mula Tari Saman ini muncul dari suku Gayo (Gayo Lues) yang berada di aceh ditampilkan ketika peristiwa - peristiwa keagaman dalam Islam  biasanya menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW tari saman di pentaskan, sebagai rasa cinta Suku Gayo kepada Nabinya yang di wujudkan dalam segi tarian.

Tari Saman menggunakan bahasa campuran yaitu bahasa Arab dan bahasa Suku Gayo yang di senandungkan dengan begitu indah, selain tarian Saman yang unik , indah di pandang mata serti lantunan lagu yang begitu merdu sentuhan Arab melayu yang meliuk liuk di telinga penikmat tari saman, Sehingga  tari sama Oleh UNESCO sebagai warisan budaya aceh dan tentunya bagi bangsa Indonesia , dilindungi oleh undang undang 1945 dan UNESCO.

Siapakah yang menciptkan tari saman ini? Tari saman di ciptakan oleh seorang ulama Islam asal suku Gayo aceh yaitu syekh saman.Tarian saman ini sebagai sarana media dakwah untuk menyampaikan syar'at islam pada zaman dahulu hingga sekarang, nasihat nasihat bagi para muda mudi dan materi yang positif pada umumnya.

para pemain tari saman terdiri dari pria yang masih muda yang memakai pakian adat dengan menari tarian saman, biasanya tari saman ini dimainkan dalam bentuk Grup. Kekompakan tarian saman dan keunikanya membuat tarian saman itu susah, perlu pelatihan khusus untuk bisa menari saman adapun tahapan Tarian saman dengan di iringi musik :

1.  Rengum , yaitu sebuah auman yang diwali oleh sang pengangkat
2.  Dering ,  yatitu regnum atau indikasi yang harus di ikuti oleh semnua penari
3. Redet , ialah  sebuah lagu tarian saman yang di nyanyikan oleh seorang penari ketika di tengah           tengah tarian saman berlangsung
4.  Syek, Lagu yang di nyanyikan secara suara tinggi yang panjang , meliuk liuk dan sebagai tanda          perubahan gerak tari saman
5.  Saur , yaitu seluruh penari saman bernyanyi bersamaan.

Tari saman aceh 5
Tari saman aceh 5


Salah satu kejuaran yang pernah diraih yakni ketika mengikuti ajang perlombaan dalam acara Cultural Showcase yang digelar di University of Leeds sebagai bagian dari World Unite Festival atau WUF. Perlombaan yang digelar pada bulan Februari 2013 tersebut tim Tari Saman Indonesia memboyong penghargaan “Best Perpormance Award”.

Tidak hanya itu Indonesia pun kembali mendapatkan penghargaan di The International Folk Festival, yang diadakan di Yunani pada awal juli tahun 2013 yang lalu. Dari semua grup tari yang berjumlah 22 grup ternyata Indonesia mendapatkan penghargaan "The best performance". Tari Saman yang mereka bawakan berhasil memukai semua juri dan undangan yang hadir. Kesungguhan dan keanggunan anak bangsa ketika membawakannya sungguh mampu mempesona semua penonton yang hadir. Tidak hanya itu, Tari Saman Indonesia pun mampu memukau semua penonton di Spanyol dan berhasil mendapatkan penghargaan “The Best Traditional Dancer”.

Selain kejuaran dan penghargaan di atas tentunya masih banyak sekali penghargaan-penghargaan yang telah didapatkan. Yang pasti dengan prestasi yang berhasil diukir oleh anak bangsa dengan perantara kebudayaan Indonesia ini mampu membawa harum nama bangsa Indonesia sendiri. Bahkan dengan mendapatkan penghargaan tersebut pun seluruh dunia bisa mengetahui betapa kaya dan beragamnya kebudayaan yang dimiliki oleh Indonesia.

Tidak hanya Tari Saman saja, ternyata masih banyak sekali kebudayaan Indonesia yang sangat mendunia. Diantaranya yaitu Wayang, dimana wayang ini telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan bangsa Indonesia. Batik yang berasal dari berbagai daerah, Angklung dari Jawa Barat, Tari Kecak dari Bali, Reog Ponorogo dari Jawa Timur dan lain sebagainya.

Nah, dengan kebudayaan Indonesia yang mendunia ini kita sebagai anak bangsa sudah sepatutnya bangga akan hal tersebut. Dengan semua prestasi yang telah diraih tersebut maka seharusnya menyadarkan kita untuk terus melestarikan warisan dan kebudayaan leluhur.

Tim tari saman Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Leeds, Inggris, raih prestasi membanggakan dengan memboyong perhargaan Best Performance Award dalam acara Cultural Showcase yang digelar University of Leeds sebagai bagian dari World Unite Festival (WUF) 2013 yang berlangsung pada 10-17 Februari lalu.

Festival kebudayaan yang diadakan Leeds University Union (LUU)  ini menunjukkan kekayaan kebudayaan dari berbagai pelosok dunia, seperti  pemutaran film-film dari berbagai negara, ujar Ivaldi Fabtra, Ketua PPI Leeds.
Dalam acara WUF 2013 juga digelar festival makanan, pameran karya seni tradisional, dan puncaknya adalah Cultural Showcase, dimana setiap international society menampilkan pertunjukan kebudayaannya.

Leeds Indonesian Society LUU yang dipayungi PPI Leeds juga mengelar beberapa event seperti  pemutaran film Rumah Dara di International Film Festival dan Indonesian Fair.
Ivaldi Fabtra mengatakan para mahasiswa/i Indonesia juga mendirikan stall-stall makanan dan souvenir dari Indonesia, serta mengadakan pertunjukan musik Indonesia dan pemutaran film Merantau dan The Raid, yang cukup terkenal di kalangan pelajar non-Indonesia.
Puncak acara adalah Cultural Showcase dimulai dengan pertunjukan tarian-tarian dari beberapa negara Eropa, yang dilanjutkan dengan pertunjukan dari Asia.  Setelah Brunei selesai dengan pertunjukan sandiwaranya yang sangat menghibur, tibalah giliran Indonesia.
Dimulai dengan video pengantar yang menggugah emosi, tim saman PPI Leeds pun memulai aksi yang berhasil memukau penonton. Gemuruh tepuk tangan dan riuh teriakan yang penuh kekaguman selalu memenuhi ruangan setiap kesempatan.

peragaan batik ppi leeds di indonesiaproud wordpress comAcara dilanjutkan dengan peragaan busana kebaya dan batik koleksi R.Leny McDonnell dari Kebaya Lence UK yang juga mencuri hati penonton. Keunikan kain dan busana Indonesia yang beraneka ragam menunjukkan betapa kaya kebudayaan Indonesia.

Ivaldi mengaku merasa bangga bisa menunjukkan keragaman dan keunikan budaya Indonesia. Ia, yang juga menjadi pemain rebana pada pertunjukan tari Saman, mengharapkan pandangan warga UK kepada bangsa Indonesia akan berubah menjadi lebih positif.
Para pelajar Indonesia yang hadir di acara tersebut juga merasa bangga dengan prestasi yang diraih oleh tim saman PPI Leeds.
foto kejuaran tari saman di inggris
foto kejuaran tari saman di inggris

Boya Subhono, mahasiswa S3 di Faculty of Engineering, University of Leeds, menikmati acara tersebut dan kagum dengan konsep acara ini, dimana keragaman budaya dari berbagai negara bisa dipentaskan dalam satu acara kesenian.
Naunghathai Intakhantee, salah satu penonton yang berasal dari Thailand, berkomentar bahwa acara ini luar biasa! Mereka tidak hanya menunjukkan kepada budaya yang indah tetapi juga menunjukkan semangat persatuan.

Ed Elliot, yang merupakan Activities Officer di LUU, menuturkan kekagumannya terhadap pertunjukan tersebut. “Aku belum pernah melihat seperti kinerja memukau seperti ini. Benar luar biasa kinerja Indonesia. I love it!.”







EmoticonEmoticon

Translate To Your Language